A. Definisi Penyakit hisprung
Penyakit Hisprung merupakan suatu kelainan bawaan yang menyebabkan gangguan pergerakan usus yang dimulai dari spingterani internal ke arah proksimal dengan panjang yang bervariasi dan termasuk anus sampai rektum. Penyakit hisprung adalah penyebab obstruksi usus bagian bawah yang dapat muncul pada semua usia akan tetapi yang paling sering pada neonatus.
Penyakit hisprung juga dikatakan sebagai suatu kelainan kelainan pada usus besar bayi.
Insidens keseluruhan dari penyakit hisprung 1: 5000 kelahiran hidup, laki-laki lebih banyak diserang dibandingkan perempuan ( 4: 1 ). Biasanya, penyakit hisprung terjadi pada bayi aterm dan jarang pada bayi prematur. Penyakit ini mungkin disertai dengan cacat bawaan dan termasuk sindrom down, sindrom waardenburg serta kelainan kardiovaskuler.
Selain pada anak, penyakit ini ditemukan tanda dan gejala yaitu adanya kegagalan mengeluarkan mekonium dalam waktu 24-48 jam setelah lahir, muntah berwarna hijau dan konstipasi faktor penyebab penyakit hisprung diduga dapat terjadi karena faktor genetik dan faktor lingkungan.
Oleh karena itu, penyakit hisprung sudah dapat dideteksi melalui pemeriksaan yang dilakukan seperti pemeriksaan radiologi, barium, enema, rectal biopsi, rectum, manometri anorektal dan melalui penatalaksanaan dan teraupetik yaitu dengan pembedahan dan colostomi.
B. Gejala Hisprung Pada Bayi
1. Gejala penyakit hisprung Pada bayi yang baru lahir tidak dapat mengeluarkan mekonium (tinja pertama pada bayi baru lahir).
2. Tidak dapat buang air besar dalam waktu 24-48 jam setelah lahir,
3. Perut menggembung, muntah Diare encer (pada bayi baru lahir)
4. Berat badan tidak bertambah (Malabsorpsi).
5. Muntah berwarna hijau Distensi abdomen, konstipasi.
Apabila keluhan diatas terjadi pada bayi anda, dihari ketiga sampai kelima kelahiran, segera periksakan ke dokter anak. dan apabila diagnosa dokter menyatakan bayi anda sehat, namun tetap memiliki keluhan susah BAB yg menyebabkan si bayi menangis tak henti-henti, maka sebaiknya diperiksakan ke dokter syaraf, mungkin saja terjadi kelainan pada usus besarnya.









